Aku dedikasikan ini untuk kanda Mamat, seseorang yang menurutku memiliki dedikasi tinggi kepada dunia jurnalistik. Mungkin Kakak sudah pergi meninggalkan dunia ini, tapi jiwa kakak tetap ada disini, bersamaku dan hasil-hasil karyamu…
Persembahan Terakhirku
Ghina Mangala Hadis Putri
Aku tidak mengerti, mengapa ini harus terjadi
Ketika aku mulai belajar memahami duniamu
Ketika aku mulai mengerti akan duniamu
Tapi kau justru tak ada disini
Pertemuan itu memang singkat
Aku tidak begitu mengenalmu
Tapi entahlah aku merasa dekat denganmu
Kau ingatkan aku untuk berkomitmen
Kini kau telah tiada
Kau telah kembali menghadap Pemilik Hidup ini
Kakak…
Meski kau tak lagi disini bersamaku
Meski kita tak akan pernah bertemu lagi
Tapi Jiwamu tidak akan pernah mati di hatiku
Goresan Pena, 19 Desember 2009
(2 hari setelah kepergian kanda Rahmat Hidayat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar anda di bawah sini.