Satu bulan merupakan waktu yang cukup untuk mengenal dan belajar dari Derasnya aliran air yang ada di sekitarku. Mungkin terasa asing saat semua pembelajran yang aku dapatkan berasal dari air yang mengalir, tapi bagiku ini adalah sebuah fakta yang harus aku coba utarakan untuk sharing kepada yang lain. "Air" adalah sebuah kata yang tak begitu berarti namun tahukah kamu bahwa "air" adalah sesuatu yang sangat berpengaruh dalam kehidupan ini. Air merupkan ujung tombak berjalannya kehidupan ini. Maka tak heran jika di dalam Al-Quran sendiri dikatakan
"Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya:30)
Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Lihat saja dalam tubuh Manusia. Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air.Ini artinya Air itu adalah penyokong kehidupan. Tidak hanya itu, air juga mengajarkan kita untuk bisa memaknai kehidupan dengan sebaik-baiknya. seperti halnya aku, yang selalu mencoba memaknai setiap derai air mata, setiap gelak tawa, setiak kekesalan, bahkan setiak jerit kesakitan. Karena apa??? karena dari hala kecil seperti "air" yang mengalir akan kita dapatkan kegunaan dan manfaat sebagai manusia.
Jika rasa ini laksana air, maka biarkan ia mengalir.
Meski dipaksa menjadi es, maka ia akan beranomali
meluap-luap sebelum mendekati titik beku.
Meski dipaksa menjadi uap, maka ia akan berpencar
di udara secara perlahan, setitik demi setitik.
Dan ketahuilah bahwa
air tidak akan pernah lenyap,
walau dalam wujud berbeda.
Meski dipaksa menjadi es, maka ia akan beranomali
meluap-luap sebelum mendekati titik beku.
Meski dipaksa menjadi uap, maka ia akan berpencar
di udara secara perlahan, setitik demi setitik.
Dan ketahuilah bahwa
air tidak akan pernah lenyap,
walau dalam wujud berbeda.
Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah
kalah...
Air mematikan api dan membersihkan kotoran...
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air
meloloskan diri dalam bentuk uap dan kembali
mengembun...
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi
abu...
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya
kembali...
Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi
mati(saat hujan turun)...
Air memberikan jalan pada hambatan dengan
segala kerendahan hati, karena dia sadar bahwa
tak ada satu kekuatan apapun yang dapat
mencegah perjalanannya menuju lautan...
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah
menyerang namun selalu menang pada akhir
perjuangannya
kalah...
Air mematikan api dan membersihkan kotoran...
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air
meloloskan diri dalam bentuk uap dan kembali
mengembun...
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi
abu...
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya
kembali...
Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi
mati(saat hujan turun)...
Air memberikan jalan pada hambatan dengan
segala kerendahan hati, karena dia sadar bahwa
tak ada satu kekuatan apapun yang dapat
mencegah perjalanannya menuju lautan...
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah
menyerang namun selalu menang pada akhir
perjuangannya
Terima kasih ya Allah, kau berikan aku "air kehidupan" yang akan menjadikanku lebih bijaksana dalam hidup ni....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar anda di bawah sini.