Selasa, 27 September 2011

Sedikit Rasa Syukur di awal Umur 20-an

HAKIKAT CATATAN DI UMUR 20 TAHUN

          Mungkin, sudah sepantasnya ucapan syukur itu slalu ada di setiap kegiatan dan aktivitas saya. Namun, umur 20 bagi saya adalah sesuatu yang semestinya menjadi cambuk besar bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak mustahil bagi saya, 20 Tahun berlalu kehidupan saya, tak ada sesuatu berharga yang bisa saya persembahkan untuk orang banyak, untuk keluarga, untuk teman-teman, dan untuk semua orang yang saya sayangi. 
          Umur yang sudah memasuki kepala "2" adalah wujud diri yang sebenarnya. Saya takut, saat saya melangkah maju, saya takut saat saya akan terjerumus di tempat dan masa yang tidak seharusnya saya datangi. Umur 20 hakikatnya seperti telur yang ada dikeranjang yang tak pernah bisa berkedudukan tetap. Karena telur itu bulat. elips, yang tak pernah tahu berkedudukan tetap saat berada di tempat yang pada dasarnya datar. 
            Seperti itulah hakikat umur 20 bagi saya. Saya harus terus berjalan maju apapun yang terjadi dengan segudang kecemasan yang hadir di setiap jejak langkah kaki itu. Harapan besar dari Orang tua saya, membuat beban di pundak terasa berat. Bagaimanapun saya harus membahagiakan mereka. Bagaimanapun, buat saya tak ada yang lebih poenting selain mereka dalam kehidupan saya. Mungkin, umur 20 tahun ini, sepatutnya refleksi diri saya lakukan. Agar sekiranya saat saya telah mengambil langkah panjang tak ada penyesalan dalam hidup saya. 
             Sudah terlalu banyak, sesuatu yang tidak berarti saya lakukan. Hal yang tidak jelas kulakukan, tidak benar-benar fokus terhadap apa yang ada di depan mata, selalu sok bijak dengan apa yang hanya sedikit diketahui, selalu saja menghayalkan sesuatu yang sudah pasti tak mungkin akan didapatkan. Saatnya semua mengubah alur kehidupan ini. Bukankah Allah pernah berfirman bahwa alur kehidupan yang tentukan adalah diri kita sendiri.
             Tak munafik, di umur yang ke-20 ini saya juga ingin memiliki orang yang bisa diajak sharing seperti halnya yang lainnya, tapi saya takut ini semua hanya perasaan sesaat saya yang merasa kesepian. hEHEHEH tapi, catatan ini di umur yang ke-20 menjadi intropeksi diri "lebih" lagi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berikan komentar anda di bawah sini.