Sabar merupakan salah satu sifat yang dianjurkan dalam agama. Karena sabar akan membawa jiwa kita pada sebuah ketenangan dan kedamaian.Dalam firman-NYA juga Allah berkata
"Jadikan sabar dan shalatmu sebagai penolong"
Lalu, apalagi yang kini harus menjadi penghalang bagi kita untuk menjadi jiwa yang penyabar? Sepertinya tak ada lagi yang menghalangi kita. Dalam persoalan ini, bukan soal bisa atau tidak bisa tetapi mau atau tidak mau.
Padahal, hakikatnya sabar itu banyak sekali manfaatnya. Selain mendapatkan kedamaian dan ketenangan hati, sabar juga ternyata mampu mendekatkan kita pada hubungan silaturahim yang baik dengan orang lain.
Sebagai contoh, ketika kita mampu menempatkan diri kita pada situasi dan kondisi dimana kita harus mengalah atau bersabar untuk orang lain. Perlu digarisbawahi bahwa mengalah bukan berarti tidak imbang hanya persoalan bagaimana menetralisir kondisi yang ada agar tetap baik bagi pihak manapun.
Tak semudah seperti membalikkan telapak tangan memang, tapi apa salahnya ketika kita mengharapkan keridhoan Allah semata melalui jalan kesabaran.
Sabar tak pernah ada batasnya, karena sabar adalah sebuah sifat yang keberadaannya tergantung dari kemauan si manusia itu sendiri.
(sebuah catatan tentang Sabar...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar anda di bawah sini.